Selasa, 13 Oktober 2009

AKU Bintang

Aku hanya ditemani oleh jutaan cahaya kecil dilangit

Kepada cahaya-cahaya kecil itupun aku merasa iri

Mereka berkumpul bersama membentuk, bentuk yg indah

Dan aku aku hanya sendiri disini

Tak ada cahaya yg menemani ku

Aku bagaikan bintang besar yg diasingkan oleh bintang lain

karena cahayaku yg terlalu terang

Ataupun karena aku bintang yg tak mampu

memberikan cahaya untuk menerangi gelapnya alam semesta

Aku bagaikan bintang redup yg akan ditelan oleh kesunyian

kesunyian yang berasal dari bintang itu sendiri.

Aku bintang yg kesepian tak akan kubiarkan cahaya ku hilang

tak akan ku biarkan cahaya ku lenyap ditelan gelapnya kesunyian

Aku adalah bintang yg kuat ku akan bertahan sebab DIA yg menciptakan ku

tak pernah meningalkan ku

Ku masih akan bertahan karena DIA yg menciptakan aku di dunia ini

memiliki maksud yg jelas,

Aku bukanlah bintang yang terbuang.

Aku adalah bintang yang berharga di mataNYA.

Jumat, 02 Oktober 2009

AKU YANG KEDUA

Kubawa hati ini menuju tempat yang tak memiliki nama

Tak memiliki arah tujuan, tak memiliki waktu,

Tak memiliki cahaya yang menerangi.

Gelap..... sunguh gelap .... tak ada arah....

Tak ada tujuan.... tempat hati Ku telah lama hilang

Terpisah oleh 1500 km daratan dan juga lautan

Hati ku tak pernah merasa tenang

Kawatir.... selalu kawatir.... tak pernah ada ketenagan di tempat hatiku sekarang

Tak pernah ada nuansa yang indah ditempatku sekarang

Tak ada suasana yang nyaman untuk ku sekarang

Tak ada yang menarik untuk ku sekarang hanya ada rasa sedih

Rasa takut

Rasa kesepian dan rasa yang banyak tak terhitung

Yang menjangal dihati Ku

Perasaan indah, nyaman, tenang dan juga santai telah tertinggal

Tertinggal di sebrang pulau sejauh 1500 Km

Rumah..... tempat hati ku dulu berdiam...

Tempat yang indah nyaman dan juga tenang

Rumah...... tempat yang sangat indah dan juga penuh dengan kenangan

Aku.... aku..... aku......

Aku rindu rumah

Kamis, 01 Oktober 2009

AKU YANG PERTAMA

Malam semakin gelap di tempat ku dan aku masih menunggu di sini

Tak ada yang menemani. Tak ada. Bahkan suara-suara malampun meningalkan aku

Kesepian yang tak terlupakan menghampiri mata dan pikiran ku.

Mengoyak rasa senang dan bahagia ku

Ku masih merasa rindu akan mu, terlalu cepat aku meningalkan Mu

Kau yang terus berada bersama ku selama ini

Menemani aku menjalani hari dan juga hidup Ku

Sudah banyak alasan dan kejadian terjadi di antara kita

Mengapa aku berada disini terpisah dari Kamu.

Ku ingin kembali tapi ada ikatan yang menghentikan langkahKu

Sunguh aku ingin lepas dari ikatan ini tapi aku sudah ada dalam perjanjian.

Hanya beberapa saat selama setengah tahun aku dapat bertemu dengan mu lagi.

Kerena ikatan ini masih terus mendesak dan juga mengalagi langkah Ku

Tapi tak kubiarkan Hati Ku terikat bersama tubuh Ku.

Ku bawa jiwaku pergi ke tempat Mu menghibur,

Mengigat kenangan kita bersama berjalan.

Tapi aku hanya mendapati diri ku tersiksa

dengan butiran air yang mengalir dari pelita jiwa ku.

Tak tahan rasanya menahan rasa ini, sungguh aku tidak pernah merasa seperti ini.

Rindu, sedih, senang, marah, kecewa, kenangan-kenangan bersatu

Di Hati, Jiwa dan Tubuh KU

Rumah..... AKU rindu Rumah.....